Email: Password:
   
  Lupa Password?

Pendaftaran Telah Ditutup

Seminar Publik:

Why Trust The Bible: Apakah Alkitab yang Kita Baca Adalah yang ditulis Penulis Aslinya?

 

Seminar pada hari ini diperuntukkan bagi masyarakat umum. Pembahasan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan teologia.

Seminar publik diadakan pada:

Tema                    :  Why Trust The Bible? Benarkah Alkitab Kita Berbeda dengan

                                 Naskah Aslinya?

Hari/ Tanggal     : Kamis/ 17 Maret 2011

Pukul                    : 17.30 – 21.30 WIB

Tempat                 : Auditorium Universitas Kristen Petra

                                 Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya, Jawa Timur

Biaya                     : Rp. 25.000/ orang

 

Seminar Sola Scriptura PublikSeberapa sahihkah naskah-naskah yang menjadi bagian dari Alkitab kita, khususnya Perjanjian Baru? Benarkah ada ribuan kesalahan pada naskah Perjanjian Baru dalam proses penyalinan dari naskah aslinya (otografa)? Jika demikian, bagaimana kita bisa mengklaim bahwa kita masih memiliki naskah Alkitab yang otentik saat ini? Sayangnya, tidak ada satu pun naskah asli Perjanjian Baru yang masih bertahan sampai saat ini. Naskah yang kita miliki merupakan rekonstruksi berdasarkan salinan dari salinan yang dibuat oleh sekian banyak penyalin selama berabad-abad. Sehingga, untuk Perjanjian Baru, kita memiliki jumlah manuskrip yang sangat besar. Bayangkan saja, untuk koleksi tulisan yang agak kecil  (27 kitab), kita memiliki tidak kurang dari 5.700 manuskrip dalam bahasa Yunani, belum termasuk 10.000  manuskrip dalam bahasa Latin dan 10.000-15.000 lagi dalam bahasa Siria, Koptik dan bahasa-bahasa kuno lainnya, dan juga kutipan-kutipan dalam tulisan Bapa-Bapa Gereja. Jumlah ini masih terus bertambah setiap tahunnya.  Tahun 2008 ditemukan 47 naskah PB di Albania oleh Centre for the Study of New Testament Manuscripts (CSNTM) yang didirikan dan dipimpin oleh Prof. Daniel Wallace, pembicara kita tahun ini.
http://www.christiantoday.com/article/nt.scholar.on.discovery.of.giant.trove.of.bible.manuscripts/18204-2.htm

Mengingat banyaknya varian yang terdapat dalam naskah yang sudah ditemukan, proses memilih dan memilah teks PB  yang paling tepat memang merupakan pekerjaan yang sangat sulit. Apalagi, menurut perkiraan beberapa pakar teks seperti Bart Ehrman, ada sekitar 200.000 sampai 400.000 varian tekstual dalam salinan-salinan PB yang ada! Tidaklah mengherankan jika orang yang tidak memahami ilmu penelitian naskah (textual criticism) bisa menjadi bingung, bahkan terkejut. Tetapi, dalam penelitian naskah, jumlah saja tidak memberi gambaran yang  yang sebenarnya. Seperti yang dikatakan oleh Prof. Bruce Metzger, varian yang ada harus dinilai bobotnya, bukan hanya jumlahnya. Meskipun banyak naskah yang mendukung varian tertentu, bobotnya sangat berkurang jika varian tersebut muncul karena salah eja atau salah baca. Sekitar 70-80 persen varian justru muncul karena perbedaan ejaan, sementara benar tidaknya berbagai varian seperti itu dapat dinilai berdasarkan sejumlah besar naskah yang terbukti sahih.

Salah satu contohnya adalah penyalinan kata ‘KYRIO’ (’Tuhan’) dalam Rm 12:11 dalam bentuk yang dipersingkat. Kata yang sakral itu biasanya disingkat menjadi KO dalam manuskrip-manuskrip. Ternyata, kata ini disalin sebagai KAIRO ‘waktu tertentu, kesempatan’ dalam beberapa naskah. Akibatnya, KO tidak disalin sebagai ‘melayani Tuhan (KYRIO)’, melainkan sebagai  ‘melayani waktu (KAIRO)’!

Walaupun ada perbedaan-perbedaan mulai dari ejaan sampai perubahan yang lebih substansial yang sengaja dibuat oleh para penyalin, dapat dipastikan bahwa tidak ada doktrin Kristen yang berubah, apalagi sampai terancam oleh perbedaan-perbedaan tekstual yang ada. Sebagai contoh, dalam 1 Yoh 5:7, beberapa manuskrip yang berasal dari abad pertengahan memasukkan  rumusan Tritunggal “di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi”. Walaupun terdapat dalam King James Version (1611), sebenarnya rumusan ini didukung oleh hanya delapan manuskrip, dari abad ke-10 - abad ke-16. Lagi pula, tidak ada seorang pun di antara Bapa-bapa Gereja yang mengutip tambahan ini yang, sekiranya otentik, tentu dapat digunakan dalam perdebatan mengenai Tritunggal. Dengan latar belakang seperti itu, rumusan tersebut diletakkan dalam tanda kurung dalam Alkitab berbahasa Indonesia (Alkitab Terjemahan Baru, 1974) untuk menunjukkan usianya yang relatif muda. Akan tetapi, doktrin Tritunggal tidak tergantung pada ada atau tidak adanya rumusan tersebut dalam 1 Yoh 5.17.

Apa yang dipaparkan secara singkat di atas dimaksudkan untuk mengajak kita masuk ke dalam dunia penelitian naskah yang begitu kompleks tetapi juga mempesona. Cerita-cerita menarik di balik sejarah penyalinan naskah-naskah PB, pembahasan mendalam tentang masalah-masalah tekstual yang signifikan, dan juga penilaian kritis terhadap klaim-klaim kontroversial yang dilontarkan oleh beberapa pakar kritik teks mengenai kesahihan naskah PB akan diuraikan secara terperinci oleh Prof. Daniel B. Wallace dalam Seminar Sola Scriptura 2011.

Prof. Daniel B. Wallace meraih gelar Ph.D. dari Dallas Theological Seminary, USA. Studi postdoktoral yang dilakukannya meliputi penelitian tata bahasa Yunani Koine di Tyndale House, Cambridge, Inggris, dan kritik teks Perjanjian Baru di Institut für Neutestamentliche Textforschung di Münster, Jerman. Beliau adalah profesor studi Perjanjian Baru di Dallas Theological Seminary sejak 1995. Prof. Wallace telah mempresentasikan banyak tulisannya pada konferensi-konferensi yang diselenggarakan oleh The Society of Biblical Literature maupun The Evangelical Theological Society.  Beliau juga bertindak penyunting senior Perjanjian Baru versi New English Translation (NET) Bible, dan pada tahun 2003 mendirikan The Center for the Study of New Testament Manuscripts. Buku-buku yang ditulisnya, antara lain, Greek Grammar Beyond The Basics (1996) yang telah menjadi buku standar dalam bidangnya, dan Reinventing Jesus (2006).

 

(oleh: Pdt. Anwar Tjen, Ph.D.)

 


| Find Us on Facebook  

Jumlah Pendaftar :
Seminar Akademis  : 255
Seminar Publik         : 347


Artikel Terbaru
Pancasila Adalah Bentuk Pene...
oleh Agung Kurniawan, M.Psi.
Visi Shallom Bagi Negeri...
oleh Robin Ignatius Chandra, S.Psi.
Pemuridan: Kokoh Membangun N...
oleh Yudo Kristanto, S.T.
Jesus, Me And The World...
oleh Ekawaty Ranteliling, S.Psi.
Doa: Visi dan Misi Perkantas...
oleh Candra Putra Adi. A., S.Th
Lihat Semua Artikel >>


Buku Terbaru
Uncover (Menemukan) - Yohane...
oleh Terjemahan
Fruitfulness on the Frontlin...
oleh Mark Greene
The Gift of Being Yourself -...
oleh David G. Benner
The Mingling of Souls - Dua ...
oleh Matt Chandler bersama Jared C. Wilson
#Struggles (#Pergumulan-Perg...
oleh Craig Groeschel
Lihat Semua Buku >>